Sawadee kha, Thailand!
Wanderlust; a strong desire to wander or travel and explore the world
Pertama kali saya akhirnya ke Bangkok 2019, dan pertama kali nya juga nyoba carier Singapore Airlines. 12 September 2019 kami sudah standby dari pukul 10 pagi di bandara untuk keberangkatan pukul 14.00 wita. Bertolak dari I Gusti Ngurah Rai International Airport menuju Singapore Changi Airport dan sampai pada pukul 4.30 sore, a quick transfer lalu melanjutkan dengan SQ 978 melalui Gate F42 pukul 18.30 waktu setempat. Pertama kalinya juga saya mencoba B787 Dreamliner. Setelah kurang lebih 2 jam, sekitar pukul 8.45 malam kami tiba di Suvarnabhumi Airport (BKK).
Setelah dijemput oleh bus charter, sampailah saya dan keluarga di Metro Resort Pratunam yang beralamat di 599 Soi Phetchaburi 13, Thanon Phaya Thai, Ratchathewi, Bangkok 10400, Thailand. Selesai check in dan berberes sebentar, kami jalan jalan keluar menyusuri Jalan Petchaburi, melihat betapa 'hidup' nya suasana Kota Bangkok di malam hari. Kebetulan hotel saya ini dekat dengan Pratunam Night Market dan KBRI Indonesia di Bangkok. Buah-buahan disini rasanya enak dan segar, harganya tidak jauh beda dari Indonesia, bahkan cenderung lebih murah. Tidak lupa juga, tetangga hotel ini ada 7-eleven yang buka 24 jam, penyelamat di kala jam genting.
Esok hari setelah sarapan, saya sempatkan berfoto sebentar di depan tuk-tuk (bajaj Thailand) berwarna hijau ini sebelum meluncur menuju Khao Yai untuk melanjutkan perjalanan ke Santorini Park Cha Am dan Siam Venezia. Malamnya saya mampir ke Hua Hin Night Market lalu bermalam di City Beach Resort, Hua HinSabtu, 14 September 2019 akhir minggu ini kami kembali ke Bangkok untuk mengunjungi Chatuchak Weekend Market dan besok nya kami pergi ke The Grand Palace, perlu diperhatikan bahwa disini tidak boleh menggunakan rok/celana pendek, jadi gunakan celana panjang. Setelah itu kami menaiki tuk-tuk menuju Wat Pho untuk melihat patung Buddha yang sedang berbaring. Wat Pho ini merupakan kuil Buddha terbesar dan tertua di Thailand. Selain itu, kuil ini juga menyimpan koleksi patung Buddha terbanyak di Thailand yang ada lebih dari 1000 patung! Wow!! menakjubkan bukan? Dengan membayar sebanyak 200 Baht untuk tiket masuk yang disertai 1 botol air mineral, kita bisa berkeliling di Wat Pho sepuasnya.
Lanjut, setelah dari Wat Pho kita menyebrang melewati sungai Chao Phraya menggunakan express boat dari Wat Pho Pier menuju ke Wat Arun. Jangan lupa juga untuk menikmati kuliner khas Thailand seperti Thai Tea, Pad Thai dan Tom Yum. Tanggal 15 September, hari terakhir saya disini, kembali ke daerah Pratunam untuk belanja di Platinum Fashion Mall. Nah, selain public transport seperti tuk-tuk yang perlu keahlian untuk menawar, di Bangkok juga tersedia aplikasi online dengan fixed price seperti Grab, saya coba pakai transportasi ini saat ke Grand Palace dan kembali ke Suvarnabhumi Airport kemarin. Demikian petualangan singkat saya di Thailand kali ini, semoga dapat kembali lagi suatu hari nanti :)
- FIN -
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


Comments
Post a Comment